jump to navigation

PUISI

PUISI

Sesali Dirimu ..
(02 -04 – 09 by aghi)

Ketika Cinta datang
kau malah menghiraukan nya ..
Ketika Cinta ingin berlabuh
Kau tak memperdulikan nya ..

Ketika ada seseorang yang menyayangimu
kau tak pernah memberikan cintamu
Namun saat Dia pergikau baru sadar
bahwa kau telah kehilangan orang yg benar2 peduli ..

Setelah semua pergi
Hanya sesal yang kau rasa ..
Hatimu bagai racun yang menusuk
Menyiakan cinta tulus yg diberikan

Kini kau hanya bisa menangisi
apa yg tlah kau buang
Hatimu tlah membusuk
Seperti bangkai yang bernyawa  ..

Pergi pun tak ada tembat dihatimu
datang pun tak sudi diriku melihat mu
Hanya Kenistaan tempat yg pantas untukmu
Dimana Dirimu bisa Dicintai dengan Kebencian ..

 

Mata Ku Terbuka Untuk Sang DEWI
(4 -02 –  2009 by aghi)

Lelap terasa saat kurebahkan raga
menatap hati yang slalu gundah
bertanya pada angan di hati ini
mengapa harus terjadi semua ini

detik demi detik waktu melintas
melewati kekosongan pikiran
meraba dan mulai menyapa
setiap angan yang melintas

hati ingin tegaskan untuk berkata
namun mulut terkunci seakan mereda
menunggu waktu yang tepat untuk bicara
sampai lelap mulai terasa di jiwa

pagi pun tiba saat smua angan sirna
menatap indah nya dunia
namun kan terasa indah bila ada kau disisi
mungkin hanya bisa berharap dan terus berharap

ku mulai berjalan melintasi waktu
mulai membuka mata ku bahwa hanya ada satu cinta dihatiku
mata hatiku tertuju pada mu
senyum bahagia mu telah membukakan mataku

setelah tertutup sayu mata ini
ku mulai lagi melangkahkan kaki menyapa hari2
lelah terasa mata ini menanti
hingga saat nanti hadirmu kan tiba untukku

kau telah bukakan mataku sang DEWI
hingga kini hatiku terpahat hanya untuk mu
mataku terbuka untuk sang DEWI
hingga kau kan menjadi milikku
.. DEWI ..

Hati Ini Untuk Dewi
(10-01-2009 by aghi)

Hati ini mengapa tak sanggup menahan
Selalu terbayang dan merindukan
Mengingat akan hadirnya dirimu
Yang singgah di hati ini

Terbayang slalu sosok dirimu
Yang ramah dan memberikan warna dalam hidup ku
Selalu membuat hari-hariku terasa bahagia
Ingin rasanya hati ini tuk bisa bersamamu

Malam yang indah diterangi sinar bulan
Terbayang slalu hati mu yang indah sperti bulan
Malam semakin larut dan Hati ini pun semakin terhanyut
Hingga merasuk kedalam mimpi malam ini

Saat mentari pagi menyinari diri ini
terlintas menyapa dirimu dihadapan ku
Ingin aku memanggil mu tuk temani pagi ku
Namun kau pergi dengan senyum di hati

Mengapa sulit mengungkapkan perasaan ini
Hanya bisa memendam dalam hati ini
Ingin aku berteriak pada dirimu
Bahwa sesungguhnya aku sayang padamu

Hanya waktu yang kan menjawab
Menunggu dan menunggu hingga saat itu tiba
Hati ini kan berkata ..
Hati ini Kan bicara ..

Dewi
(10-01-2009 by aghi)

Tak terasa waktu yang terlewati begitu cepat
Tak terasa jua hati ini menahan lara
Awal hingga kini terasa cepat
Waktu pun semakin erat berganti

Saat kukenal dirimu begitu angkuh
hingga tiba saat dimana hatimu luluh
Paras cantik bukan jaminan hati
Namun ketulusan hati mencerminkan keindahan

Kau duduk dikala itu bersamaku
mengolah kata seakan menarik suara
Bersanding berbicara hingga lelap
Bercerita semua tentang hati

Kau begitu berbeda saat itu
Hatimu bukan dewi yg ku kenal pertama
tapi hati mu benar-benar dewi yang kucari
hinga memberikan makna bahagia di hati ku

Malam itu saat malam pergantian tahun
Kau membawa suasana bahagia untuk ku
Segala sedih ku kau hapus dengan canda mu
Cerita mu membukakan hati mu yang lain

Sungguh kau yang selama ini ku tunggu
Menanti hingga kau kutemukan kembali
Bukan mimpi yang kini kudapati
Tapi Seorang Dewi Yang akan Ku jaga ..

Kan ku tunggu hingga hati mu kan kau buka untukku
Hingga saat itu tiba ku kan menunggumu
Dewi ..
Dewi ..

Esok Nanti
(10-01-2008 by aghi)

Tertunduk hati ini pada ketakutan
Memeluk rasa takut yang dalam
Membakar semangat yang hadir
Tertiup keberanian ini oleh angin

Waktu berjalan semakin cepat
Kesempatan datang hanya sekali
Tak ada tempat untuk berbagi
Hingga rasa sesal tiba menanti

Entah kapan hasrat merah itu kan tiba
Mengapa selalu luluh lantah tertiup takut
Tertutup enggan yang slalu membayangi
Sulit melepas belenggu yang terpaku

Mencoba mencari esok untuk menanti
Melewati pagi tanpa daya imaji
Hanya mampu berkata “Esok Nanti”
Waktu kan tiba tuk ungkapkan

Hanya hati kecil yang membara yang mampu berkata
“Mengapa harus esok nanti ?”
Raungan semangat pun mulai membara
Mulai melawan smua belenggu ketakutan

Esok Nanti ku akan ungkapkan semuanya
Kan ku ukir namaku dalam hatimu
Hingga kau kan memahat namamu dihatiku
Selamanya hingga waktu yang memisahkan .. 

Mengapa
(10-01-2009 by aghi)

Mengapa kau lari dariku
Mengapa kau menghindar dariku
Apa kau takut akan diriki
Apa kau takut jika aku siakan mu

Ku takan mengecewakan mu
Ku berjanji kan menjagamu
Biarlah kau jadi tanggung jawabku
Aku kan setia menanti dan menjagamu

Penantian Panjang
(18 – 12 – 2008 by aghi)

Lelah hati ini menanti
Lelah hati ini menunggu
Mengapa waktu tak kian membantuku
Hanya memberi duka dihatiku

Kutermenung dalam senyum tangis
Menanti dan Menunggu dirimu
Bayang semu slalu hadir dibenakku
Tiap kali ku teringat padamu

Sulit bagiku melepas bayangmu
Hati ini terasa tergores saat tak ada dirimu
Hati ini tlah terpanah jiwa sepi diri
Dipenghujung penantian panjang ku menanti dirimu

Datang kembali padaku

Arti Hidup
(18 – 12 – 2008 by aghi)

Kubasuh wajahku saat kuterbangun
Mengawali indahnya hari
Meratap kuslalu kedepan
Melewati smua rintangan

Merindukan dan membayangkan
Meneteskan air mata saat kurindukan
Kadang pahit dan manis kurasakan
Namun semua itu hanyalah cobaan

Tegar dan terus tersenyum hadapi smua ini
Rindukan akan hadirnya dirimu
Tuk hiasi setiap hari hari indahku
Tak letih ku menanti Arti Kehidupan ini

Dimana Kau Kini (Naila)
(18 – 12 – 2008 by aghi)

Seminggu sudah diri ini merindukan mu
hari hari kulalui tanpa adanya dirimu
Walau hanya bayang dirimu yang menemani
Namun sesak kurasa dengan semua ini

Dimana kau kini berada ??
Ku takut akan khilangan dirimu
Ku tak ingin kau pergi meninggalkan diriku
Biarkan sepatah kata ini mengalir mencarimu

Ku kan slalu berdoa untukmu
Selalu berharap kau kan hadir kembali padaku
Hiasi setiap aliran hidupku
Tuk menyusun Hari esok Dengan mu

Mencari dan mencari tak letih ku menanti
Menunggu hingga kau kembali
Meratapi kesunyianku dengan bayangmu
Mengikuti hingga kedalam imaji

Kutuangkan rasa rindu ku ini
Berharap kau terima pesan hati ku ini
Hingga mentari terbit dan terbenam
Ku kan slalu ada untukmu

Selamanya .. selamanya ..

Cinta & Persahabatan

( 03 – 12 – 2008 by dewi )

Suatu hari CINTA bertanya pada PERSAHABATAN,

“untuk apa kau ada, jika aku sudah ada ?”

Lalu PERSAHABATAN pun menjawab,

“untuk meletakan SENYUMAN disaat CINTA memberikan AIR MATA”

Rindu Naila
( 01 – 12 – 2008 by aghi)

mengapa slalu ada rasa rindu dihati kita untuk seseorang yang kita harapkan
mengapa hanya rasa ingin menyapa yang slalu menutupi luka
ingin rasanya kudapat berteriak memintanya datang
melihat diriku yang dibalut luka kesedihan karena memikirkannya

rindu ini terasa menusuk dalam ke jiwa
menutupi semua aura yang kan tercipta
menetes melalui rongga sel darah yang mengalir
memicu cepat kejantung kita

memberi isyarat pada hati kita untuk selalu setia
menutupi rasa takut yang membelenggu raga
meresap jauh kedalam jiwa
menanti sebuah kepastian

Mata Hati Rasa
( 01 – 12 – 2008 by aghi)

Saat kita membuka mata
hanya awal hidup yg kita rasa
saat kita buka telapak tangan
ada garis kehidupan yg kita lihat

saat kita kehilangan seseorang
hanya sedih yg terasa
Namun saat kita merindukan seseorang
mengapa air mata bahagia yg selalu menetes

setiap hembusan nafas yang kuhirup
selalu ada bayangmu yang hinggap
mengetuk hatiku dan berkata
“aku merindukanmu saat ini”

terbayang slalu dirimu dalam anganku
hingga kuterbangun dari smua khayalku
meratapi ragaku yang penuh ragu
hingga ku bertanya ?? “kapan kau kan singgah ??”

Ryna  

(15-11-2008 by aghi)

Kudengar Suara Hatimu bagai udara segar yg masuk kedalam rongga nafasku

mulai kuhembus aroma segar dihati yang membalut luka

seakan habis gelap terbitlah terang

dan malam telah berganti siang

walau hanya kudengar suaramu, namun detak jantungku serasa dekat menembus hatimu

mungkin ini hanya ilusi dan harap ku saja

namun ku berharap semua ini nyata dan tak hanya ilusi semata

semoga kudapat menemukannya

kan kubuat semua bunga harum mekar mewangi untuknya ..

Naila
(23 Oktober 2008 by aghi)
aq sayank km bukan karna paras cantikmu
namun aq sayank kamu karna keindahan hatimu
tiada bunga mekar seharum dirimu
hembusan angin selalu membawa harum cantik hatimu

kutulis sebait puisi rindu padamu
kan kulantunkan baris2 merdu untukmu
kau jauh namun tetap dekat dihatiku
semerbak cinta yg kau beri untukku

bunga mawar pun engga memberi wanginya
namun naila selalu memberi wangi yg menyejukan hati
hembusan nafasku selalu membayangkan dirimu
betapa tidak kau selalu ada dihatiku .. naila

Penantian Sebuah Harapan
(28 juni 2008 by aghi)
Tak ada kata serah tuk jiwa yang gundah
tak ada sedih tuk hati yang lirih
biarkan hati lepas mencari hakiki
karna cinta bukanlah dusta

jika sua menjadi jawabnya,
maka tak ada serah menyerah
Hilangkan logika
maka kau kan dapatkan jawabannya

yang kau cari ada di diri
kenali dirimu, kelak kau kan kenali kekasihmu
Ia dekat tapi kau enggan merapat
Ia hadir, tapi logikamu masih berfikir

Kepalamu takan pernah berlabuh
jika kau masih rapuh
Kuatkan Hati tuk taklukan hati
Ia Cinta, tapi kau buta
Ia rindu, tapi kau ragu

Cinta tak kenal logika
Jarak tak semestinya tampak
Kau dibelenggu waktu
Maka kau Terpenjara dengan logika hampa

Kuharap Engkau Mengerti
(16-08-2008 by tifent)
aku lelah dengan semua ini
sembunyi dan terus sembunyi
terlalu sakit untuk terus berbohong
terlalu letih untuk tak terungkap

aku dan kau berjalan diantara ini semua
maaf aku hampir tidak kuat dengan ini semua
aku ingin bertahan
tapi semangat ini sudah arang

ku coba untuk berkata dengan yang lain
tapi tak ada yang menerima sengan senag hati
ku coba untuk pendam sendiri tapi sakit untuk dilalui

berikan satu pengertian untuk ku
bukan satu rasa
tapi satu kesabaran
aku sudah mencoba
tapi tetep tak ada
kuharap engkau mengerti

Ego
(25-09-2008 by dinary)
Kekerasan otak dalam pikiran
membekukan kebajikan,menghanguskan kebaikan
dan melahirkan kekejiand.
Amarah berliku seperti mencari ketenangan.

Tak satupun angin menghembuskan amarah.
Tak satu pun air yg menetes menghanguskan amrah yg sprti api.

 

Komentar»

1. naila - 26 Oktober 2008

yank…….
bagus banget puisinya?
gw suka banget!

2. aGHi 182 - 26 Oktober 2008

@naila
makasih jg say ..
smoga ja km ska ma puisinya ..
ntar klo ksini ksh kbr yach ..
mau dbuatin puisi lg ga say ??

3. aGHi n NaiLa - 28 Oktober 2008

sayank ..
naila sayank aghi ..

4. nuna - 3 Desember 2008

bagus. bagus .

mau dongs aku juga dibuatin !

@nuna
hmmm makasih dah mampir di rumah ku yang sederhana ini ..
blh jg ntar dibuatin ..
sering2 maen ksini yuv ..
kasih tau juga tmn2 nya ..

5. just indah - 7 Januari 2009

nice poem :)

@Indah
Thx yuv ..
akhir2 ini aghi lom nambah koleksi Puisi lagi neh ..
Padahal dah kangen ma puisi2 ..

6. al muhalla amarta - 21 Februari 2009

MENGERTI CINTAKU

cintaku tak ingin seperti api
membara berkobar penuh semangat
dan bila berlebihan akan menyakitimu
melukai diriku

cintaku ini tak ingin seperti air
mengalir deras menghanyutkanmu
menenggelamkanmu dalam palung terdalam
membuatmu dingin beku, panas mendidih

cintaku ini tak ingin seperti bumi
hanya kau injak tanpa peduli
menempatkanku tanpa harga diri

cintaku ini tak ingin seperti langit
terlalu tinggi untuk kau gapai
membuatmu laksana kerdil

citaku ini ingin seperti udara
menyejukkanmu walau kadang marah
membelaimu walau kadang menampar
selalu disampingmu
walau kadang tak kau sadari
melindungimu dan kau butuhkan
membutuhkanmu untuk memurnikanku
selalu…

7. aGHi 182 - 22 Februari 2009

wah thx bgt yuv sumbangan PUISI nya ..
keren bgt bro ..
keep posting your poem ok ..

8. al muhalla amarta - 23 Februari 2009

——–TAK MAMPU——–
aku tahu…
saat kau kesepian..
namuan ku tak mampu berbuat
ku tak berani menemani..
ku tak bernyali..
aku tahu saat dirimu buruh perhatian
namun ku tak berani menemani..
ku tak mampu mengumpulkan nyaliku..
aku pun juga tahu…
saat dikau sedih dan menangis..
namun sekali lagi…
kembali aku tak mampu..
tak berani menemani..
ku butuh nyali..
hanya untuk menemani..
mendengarkan..
dan memberi sedikit senyuman…
—-untuk kalian bertiga—-
———–disana———–

9. elindasari - 25 Februari 2009

WOW…puisinya keren-keren oi, Luar Biasa, kata-katanya semua bermakna dalam, wah-wah bisa dijadikan syair lagu nich aghi :) :) :)
Best regard,
Bintang

10. amik - 18 Maret 2009

waH puIsiNya keRen-keRen banget biKin yaNg baNyak lagi pasTi yaNg buAt oRanGnyA CUANTIk……..BaNgeT

11. ometania - 29 Maret 2009

woooow puisinya keren ……………
yg baca nie tolong buatin puisi tntank kebencin seseorang buat mantannya donk …….
trimsssssssssss ………..